Rabu, 22 Januari 2020

DUKA KENAGAN
Oleh: Yabes Ottu


Tentang kenangan yang berengganti
Menghampiri dikala sepi
Takhta yang bertabur bunga yang kita kuasai
Kini hanya reruntuhan yang aku miliki

Selembar harapan kita goreskan
Hingga berharap menjemput akhir
Namun gejolak rasa yang semakin tak akur
Membawa kita pada akhir yang pilu

Kisah indah yang membawa duka lara
Hati yang masih merah kembali terluka
Terkesima hingga tak mampu bahagia
Dan garis akhir penuh luka

Di tengah kesepain malam
Di bawah wajah rembulan yang buram
Memaksa sukma yang semakin hampa
Hingga terhayut dalam pelukan penuh luka

Rembulan pun berpadu bersama duka
Pelangi pun berduka, tak lagi berwarna
Warna yang indah kian suram
Bersama gegana kenangan masa silam




AKU SEDIH DENGAN KISAH YANG INDAH



Oleh: Yabes Ottu

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Terbuai dalam kehangatan kasih
Hingga akhir menjemput sebagai pemisah
Jiwa yang kuat kini menemui kalah

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Cinta dan garis tangan saling menuduh
Hingga kita menemui runtuh
Cerita kini bukan lagi tentang kasih

Aku sedih
dengan ukiran yang indah
Luka yang begitu menusuk
Hingga kita menemui akhir yang lumpuh

Aku sedih
Dengan ukuran yang indah
Yang berhenti hingga tak mempu melangkah
Hingga tenggelam oleh takdir yang pedih

Aku sedih
Dengan ukiran yang indah
Terlampau bahagia hingga menemui bodoh
Hingga tak mampu melawan pisah

Aku sedih dengan ukiran yang indah
Aku hanya menangis meratapi takdir
Bahkan tak lagi mampu berpikir

Kepada senja aku mengadu
Tentang betapa pedihnya hatiku
Tentang takdir yang begitu kejam
Yang memaksa untuk pasrah dalam diam

Kupang, 19 Januari 2019

KOMUNIKASI PEMBELAJARAN PAK

Komunikasi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) Oleh : Yeskial Missa KOMUNIKASI PEMBELAJARAN PAK BAB I  PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAK...