Oleh: Yabes Ottu

Tentang kenangan yang berengganti
Menghampiri dikala sepi
Takhta yang bertabur bunga yang kita kuasai
Kini hanya reruntuhan yang aku miliki
Selembar harapan kita goreskan
Hingga berharap menjemput akhir
Namun gejolak rasa yang semakin tak akur
Membawa kita pada akhir yang pilu
Kisah indah yang membawa duka lara
Hati yang masih merah kembali terluka
Terkesima hingga tak mampu bahagia
Dan garis akhir penuh luka
Di tengah kesepain malam
Di bawah wajah rembulan yang buram
Memaksa sukma yang semakin hampa
Hingga terhayut dalam pelukan penuh luka
Rembulan pun berpadu bersama duka
Pelangi pun berduka, tak lagi berwarna
Warna yang indah kian suram
Bersama gegana kenangan masa silam
